Persib Bandung memperoleh masukan dari mantan penggawanya, Suwita Pata, untuk mengusung kewaspadaan menghadapi daya juang Pusamania Borneo FC di babak delapan besar Piala Presiden.
Kedua tim akan bertemu di Stadion Segiri pada partai leg pertama, Minggu (16/9), dan Suwita, gelandang yang pernah memperkuat Persib dalam dua periode (2004-05 dan 2007-09) memprediksi laga bakal berlangsung di tempo tinggi.
"Beda karakter lah ya, kalau tim dari wilyah timur biasanya mereka fight, jadi tempo pertandingannya tinggi, itu sih yang harus diwaspadai," ujar pria yang biasa disapa Wita itu kepada wartawan di Mes Persib.
Lebih lanjut, Wita memberikan penilaian positif untuk penampilan Pangeran Biru di turnamen sejauh ini dan berharap tim besutan Djadjang Nurdjaman dapat menjaga konsistensi performa.
"Beda karakter lah ya, kalau tim dari wilyah timur biasanya mereka fight, jadi tempo pertandingannya tinggi, itu sih yang harus diwaspadai," ujar pria yang biasa disapa Wita itu kepada wartawan di Mes Persib.
Lebih lanjut, Wita memberikan penilaian positif untuk penampilan Pangeran Biru di turnamen sejauh ini dan berharap tim besutan Djadjang Nurdjaman dapat menjaga konsistensi performa.
"Kalau lihat performanya dari pertandingan awal sampai terakhir meningkat pesat, bisa main lepas ya enak aja ditonton kayak enggak ada beban, kalau bisa ke depannya seperti itu," tuturnya.
Adapun terkait partai tandang yang bakal dilakoni Persib, ia menganggapnya sebagai sebuah ujian tersendiri. Namun demikian, Wita meyakini Persib memiliki kapabilitas untuk melaju sampai babak pamungkas.
Adapun terkait partai tandang yang bakal dilakoni Persib, ia menganggapnya sebagai sebuah ujian tersendiri. Namun demikian, Wita meyakini Persib memiliki kapabilitas untuk melaju sampai babak pamungkas.
"Itu ujian juga, Persib kan main di kandang terus sekarang home away di tandang, kalau bisa enggak ada beban, jadi jangan berpikir aduh harus ada strategi apa, main biasa aja normal,"
"Bisa lah, kalau lihat perform-nya, gaya main seperti itu bisa lolos sampai ke final, kalau misal bisa menjaga gaya permainnya," tandasnya. (gk-68)
"Bisa lah, kalau lihat perform-nya, gaya main seperti itu bisa lolos sampai ke final, kalau misal bisa menjaga gaya permainnya," tandasnya. (gk-68)

